Minggu, 07 April 2019

Manchester City Memastikan Lolos ke Final Piala FA


Manchester City Tembus Final Piala FA.



Manchester City memastikan diri lolos ke final Piala FA setelah mengalahkan Brighton & Hove Albion di semifinal, Sabtu (6/4/2019) malam WIB.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Wembley tersebut, City menang dengan skor 1-0 lewat gol dari Gabriel Jesus pada menit ke-4.
The Citizens menunggu pemenang semifinal lainnya yang mempertemukan Watford kontra Wolverhampton Wanderers. Laga baru digelar pada Minggu (7/4/2019) malam WIB.
Dengan lolosnya City ke final, kans tim asuhan Josep Guardiola itu untuk meraih quadruple alias empat gelar dalam satu musim terbuka lebar. Sebelumnya City telah meraih gelar Piala Liga atau Carabao Cup 2018-2019. City mengalahkan Chelsea pada laga final.
Sementara itu, City juga berpeluang untuk merebut gelar juara Premier League musim ini. Sergio Aguero cs bersaing ketat dengan Liverpool.
Satu gelar lainnya yang juga masih berpeluang diraih adalah Liga Champions. Pada ajang ini, Man City lolos ke perempat final dan akan menghadapi Tottenham Hotspur.
Terlepas dari itu, Guardiola justru tak tertarik untuk membicarakan empat gelar. Menurutnya, saat ini dia memang tak fokus untuk meraih empat gelar sekaligus dan hanya fokus di setiap pertandingan. Pep – sapaan akrabnya, melihat butuh keajaiban untuk bisa melakukannya.
Meski begitu, Pep memuji para pemainnya yang telah tampil luar biasa pada musim ini. “Kami masih berada di jalur juara Premier League, Liga Champions, dan Piala FA. Ini adalah hasil yang luar biasa. Sebelumnya kami telah mampu merebut juara Carabao Cup,” ujar Pep seperti dilansir Sky Sports. 
Sumber : Radar Bogor


Milan Kalah. Juventus semakin mendekati Gelar Juara Scudetto


Juventus Mendekati  Scudetto Usai Kalahkan Milan


Juventus semakin dekat dengan gelar Scudetto musim 2018-2019. Ini terjadi setelah mereka mengalahkan AC Milan di Stadion Allianz, Turin, Minggu (7/4) dini hari WIB.
Tampil tanpa Cristiano Ronaldo, Juventus yang bertindak sebagai tuan rumah cukup kerepotan meladeni Rossoneri. Bahkan gawang mereka kebobolan lebih dulu lewat aksi Krzysztof Piatek.
Namun sebelumnya, Juventus sempat terhindar dari hukuman penalti. Bola yang ditendang Suso terlihat mengenai tangan Alex Sandro saat berada dalam kotak terlarang. Akan tetapi wasit punya keputusan lain. Setelah melihat VAR (Video Assistant Referee), sang pengadil memutuskan untuk tidak memberi hukuman kepada tuan rumah. Keputusan tersebut jelas mendapat protes sebab para pemain Milan yakin tangan Alex Sandro aktif saat bola menyentuhnya.
Namun kekecewaan mereka terhadap wasit luntur di menit 39. Sebab Piatek sukses menjebol gawang Juventus kawalan Wojciech Szczesny. Milan unggul 1-0 hingga turun minum.
Selepas jeda, Juventus dapat menyamakan keadaan. Wasit memberi hukuman penalti kepada Milan karena pemainnya yakni Matteo Musacchio menjatuhkan Paulo Dybala di kotak terlarang.
Dybala yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Skor berubah 1-1 di menit 60.
Tak lama berselang, Juventus memainkan Moise Kean untuk menambah daya serang. Strategi tersebut membuahkan hasil manis sebab di menit 84, ia berhasil mengoyak gawang Milan kawalan Pepe Reina.
Dengan golnya itu, julukan wonder kid benar-benar melekat pada sang pemain. Sebab striker 18 tahun itu selalu mencetak gol di tiga pertandingan terakhir.
Skor 2-1 bertahan hingga bubaran. Juventus makin perkasa dengan kepemilikan 84 poin. Mereka butuh satu kemenangan lagi demi memastikan gelar Scudetto musim ini.
Di sisi lain, Milan memperpanjang tren buruknya kala bertemu Si Nyonya Tua. Sejak 2016, mereka tak pernah mencicipi kemenangan. Selain itu, tim asuhan Gennaro Gattuso masih harus puasa kemenangan dalam empat laga terakhirnya.
Sumber : Radar Bogor


Kamis, 04 April 2019

Firza Andika berhasil mencetak 2 Gol di Klub barunya AFC Tubize Divisi Dua Belgia


Firza Andika Berhasil Mencetak  Dua Gol ke Gawang Barcelona bersama Klub barunya AFC Tubize


Pemain muda Indonesia, Firza Andika, menampilkan penampilannya bersama AFC Tubize, klub Belgia, secara istimewa. Firza yang merupakan penggawa Timnas U-23 Indonesia berhasil mencetak dua gol saat AFC Tubize melakoni laga uji coba melawan akademi asal Spanyol, Marcet Academy of Barcelona.
Seperti diketahui, Firza baru saja didatangkan klub Belgia itu pada 30 Januari lalu. Dia dikontrak selama dua tahun oleh AFC Tubize yang berlaga di Divisi Dua Liga Belgia.
Firza diberi debut bersama tim U-18 AFC Tubize. Dia sengaja dimasukkan ke tim muda terlebih dahulu untuk proses adaptasi. Kepercayaan itu tak disia-siakan eks pemain PSMS Medan tersebut. Melahap 60 menit di lapangan, Firza mampu mencetak brace ke gawang Marcet Academy of Barcelona.
Harapannya, penampilan Firza bisa konsisten bersama AFC Tubize. Tentunya agar bisa mendapatkan posisi inti di tim utama AFC Tubize.

Sumber : RadarBogor

Rabu, 03 April 2019

Fulham Kalah Dari Watford dipastikan akan terdegradasi

Fulham dipastikan Terdegradasi ke Championship



Fulham dipastikan terdegradasi dari Liga Premier Inggris, meski memiliki lima pertandingan sisa.
Hasil ini didapat setelah mereka menelan kekalahan 4-1 saat bertemu Watford, Rabu (3/4) dini hari WIB.
Bermain di kandang, Watford ngamuk dengan membobol empat gol ke gawang Fulham.
Adapun empat gol tersebut dicetak Doucoure, Will Hughes, Troy Deeney dan Kiko Femenia. Sedangkan gol tunggal Fulham dicetak oleh Ryan Babel.
Kekalahan ini membuat mereka ada di posisi ke-19 klasemen dengan mengoleksi 17 poin. Sehingga, meski pun menang di lima pertandingan sisa tidak akan cukup untuk mengamankan diri dari zona degradasi.

Sumber : http://www.radarbogor.id

Moise Kean Ingin Menyamai Rekor Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi


Moise Kean Ingin Menyamai Rekor Ronaldo dan Messi



Moise Kean mengaku ingin menyamai level Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Hal ini disampaikan usai jadi penentu dalam kemenangan Juventus atas Empoli, akhir pekan kemarin.
“Tentu saja saya bukan Cristiano atau Messi. Semoga suatu hari nanti saya bisa mencapai level mereka, jika saya bekerja cukup keras,” ujarnya kepada Sky Sport Italia.
Capaian gol terbaru Kean tersebut meneruskan tren positifnya saat bersama timnas Italia pada kualifikasi Euro 2020.
Hingga saat ini, ia pun tercatat pemain termuda kedua setelah Mario Balotelli yang punya koleksi delapan gol di Serie A.
“Saya sangat senang mendapatkan rekor lain. Seperti yang saya kayakan, saya selalu siap untuk mengalahkan beberapa rekor lagi,” katanya.
“Kerja keras adalah satu-satunya hal yang bisa membantu saya untuk membuktikan apa yang bisa saya lakukan pada setiap pekannya,” sambungnya.

Sumber :http://www.radarbogor.id